Sears, Roebuck and Company bukan sekadar toko. Ini adalah keajaiban logistik yang mengubah ritel Amerika. Didirikan pada tahun 1893 oleh Richard W. Sears dan Alvah C. Roebuck, perusahaan ini menargetkan pelanggan pedesaan yang tidak memiliki pilihan lain untuk mendapatkan barang yang layak. Mereka mendapatkan apa yang mereka butuhkan: harga murah melalui pesanan lewat pos.
Strateginya berhasil. Ukuran perusahaan meledak. Lalu datanglah Robert E. Wood.
Sebagai presiden dari tahun 1928 hingga 1954, Wood melihat masa depan. Dia tidak hanya terpaku pada katalog. Dia membangun toko fisik di seluruh AS. Pada tahun 1931, penjualan ritel akhirnya melampaui pendapatan pesanan lewat pos. Era katalog telah berakhir. Era department store telah dimulai.
Jalur Divergen: Jasa Keuangan vs. Ritel
Sears tidak tinggal di satu jalur saja. Pada tahun 1980an, perusahaan ini melakukan diversifikasi secara agresif ke dalam jasa keuangan. Langkah besarnya? Memperkenalkan kartu kredit Discover pada tahun 1985. Ini merupakan permainan besar bagi loyalitas konsumen.
Namun sayap finansial tidak sesuai dengan model bisnis inti dalam jangka panjang. Pada tahun 1992, Sears mulai melepaskan anak perusahaannya. Tulisannya ada di dinding.
Dua pemotongan besar terjadi:
– Katalog terkenal dihentikan pada tahun 1993.
– Cabang asuransi, Allstate (didirikan pada tahun 1931), dipisahkan pada tahun 1995.
Mengapa menyimpan asuransi? Mengapa menyimpan katalog? Jawabannya adalah penyederhanaan. Sears ingin fokus pada ritel. Itu tidak harus bertahan lama.
Penggabungan Kmart yang Tidak Mengubah Apa Pun
Pergeseran struktural terakhir terjadi pada tahun 2005. Sears bergabung dengan saingannya Kmart. Hal ini menciptakan Sears Holdings Corporation. Kedua rantai tersebut kini berada di bawah satu struktur kepemimpinan.
Di atas kertas, ini tampak seperti penyelamatan. Dalam praktiknya, hal ini merupakan langkah menuju penurunan. Penggabungan ini menggabungkan kelemahan kedua merek, bukan memperbaikinya.
Sears dimulai sebagai solusi untuk isolasi pedesaan. Itu berakhir sebagai kisah peringatan tentang kehilangan kontak dengan pelanggan. Katalognya hilang. Kartu kredit adalah miliknya sendiri. Semua negara bagian bersifat independen.
Yang tersisa hanyalah pertanyaan bagaimana Titan bisa jatuh sejauh ini, begitu cepat. Mekanismenya jelas. Hasilnya masih berlangsung.














